1. Home
  2. Knowledge Base
  3. INSTALASI MESIN ECOPRIME

INSTALASI MESIN ECOPRIME

Halo Team engineer laysander..

Berikut saya akan menjelaskan spesifikasi dan point penting instalasi mesin ekonomis yang mulai diminati pasaran saat ini yaitu ECOJET PRIME.

SPESIFIKASI :

Printhead : Teknology yang digunakan adalah jenis printhead XP600 dengan 1080 jumlah nozle namun ada perbedaan jumlah nozle pada kelompok baris nozle nya.

Mengapa demikian …?

Pada dasarnya Xp600 menggunakan 6 warna atau 6 channel K,C,M,Y,LC,LM. Yang semestinya menggunakan 6 warna tinta dengan jumlah baris nozle 180,180,180,180, 360,360 sehingga total 1080 jumlah nozle dalam satu printhead, namun untuk memudahkan customer dalam penggunaannya, produsen mesin membuat mesin dengan printhead XP600 dengan settingan 4 warna saja.

PROSES INSTALASI:

1. Perkaitan Mesin

Buka peti bagian atas kemudian buka peti bagian sisi lain nya sehingga hanya peti bawa yang tersisa. langkah selanjutnya adalah keluarkan semua barang yang ada di peti untuk mempermudah pengangkatan mesin.

Rakit kaki mesin dan kelengkapan lain nya, pastikan semua baut terpasang dengan kuat sehingga kaki mesin mampu menjadi tumpuan mesin.

2. Instalasi Kelistrikan dan Pemasangan Grounding

a. Pemasangan groud

Pemasangan groud dilakukan bersamaan dengan instalasi kelistrikan untuk menghindari arus listrik statis tinggi yang dapat mengakibatkan kerusakan pada komponen electrical mesin.

b. Perakitan Panel Box Mesin

Pasang Panel box mesin pada bagian kanan kaki mesin kemudian hubungkan konektor Infrared Heater, Drying Fan dan Konektor Power Main Board

1-3 ( Drying Fan), 2-5( Infrared Heater)
Socket Power Panel box ke Mesin

3. Instalasi Software

a. Software PhotoPrint

Proses instalasi sama seperti proses instalasi mesin lainnya hanya saja pada saat pemilihan type printer yang berbeda

Brand Name Color Printer ( Signstar), Model Name (SignStar Sjp 1902E)

b. Software PrintExp

Software yang digunakan adalah software prinexp dari Hoson yang terbaru untuk jenis koneksi Network ( Lan ). Ada beberapa Point yang perlu diperhatikan pada saat setting konfigurasi pada software tersebut agar printer dapat digunakan dengan maksimal.

– Koneksi Lan Port

Ip address pada network pc harus disesuaikan dengan Ip address mesin

ip address : 192.168.127.2 , SubnetMask :255.255.255.0

4. Setting Ketinggian Printhead

Sebelum melakukan test running sebaiknya lakukan setting ketinggan printhead dengan media yang akan digunakan agar tidak terjadi problem Printhead menabrak media. Caranya adalah dengan mengatur posisi 2 baut kiri dan 2 baut kanan kemudian putar head adjust sehingga mendapatkan jarak +- 2mm antara prinhead dan media cetak.

Lingkar Kecil ( posisi baut), Lingkar besar ( untuk mengatur naik turun printhead )

5. Running Tanpa Printhead

Sebelum melakukan pemasangan printhead sebaiknya lakukan uji kelayakan printer dengan melakukan test print dengan ukuran Lebar maksimal area cetak x panjang 3 meter kemudian test semua fungsi mesin apakah normal sesuai dengan fungsinya. apabila terdapat kendala masalah pada fungsi tertentu maka perbaiki dahulu sebelum pemasangan printhead untuk menghindari terjadinya penyumbatan atau kerusakan pada printhead.

6. Pemasangan Printhead

Setelah semua fungsi mesin dilakukan uji kelayakan dengan baik maka lakukan pemasangan printhead satu persatu untuk memudahkan pengaturan kalibrasi printhead. – Pasang printhead kiri terlebih dahulu dengan arak mentok kiri – depan.

Cleaning / Inkfill

Cleaning bisa dilakukan pada controll panel mesin atau pada software, namun apabila membutuhkan waktu yang untuk melakukan pengisian tinta karena selang head yang kosong atau awal pengisian tinta maka lakukanlah infill namun harus di stop manual menggunakan panel 5 detik setelah semua selang terisi tinta hingga memenuhi printhead, kemudian lakukan nozle check, pastikan semua nozle sempurna.

– Pastikan pemasangan printhead Rata Harizontal dan Vertical Melalui Menu Adjust-Nozzle Check- Horz Check/Vert Check.

– Setelah posisi printhead pertama selesai lanjutkan dengan pemasangan posisi head ke dua dengan cara mengatur posisi head kedua agar posisi nozle satu garis lurus vertikal dengan head pertama. Lakukan kalibrasi Horz Check dan Vert Check untuk memastikan kerataan kedua printhead.

7. Setting Kalibrasi

– Lakukan Kalibrasi Step Adjustment

– Lakukan Kalibrasi Head Space

– Lakukan Kalibrasi Color Adjust

– Lakukan Kalibrasi Bidir Adjust

Setelah semua proses selesai mesin sudah bisa digunakan untuk proses produksi.

Updated on July 21, 2021

Was this article helpful?

Leave a Comment

× Apa yang bisa dibantu?